Friday, 30 September 2016

Mendalami

It started out as a feeling
Which then grew into a hope
Which then turned into a quiet thought
Which then turned into a quiet word
And then that word grew louder and louder
'Til it was a battle cry
I'll come back when you call me
No need to say goodbye

Just because everything's changing
Doesn't mean it's never been this way before
All you can do is try to know who your friends are
As you head off to the war
Pick a star on the dark horizon and follow the light
You'll come back when it's over
No need to say goodbye
You'll come back when it's over
No need to say goodbye

Now we're back to the beginning
It's just a feeling and no one knows yet
But just because they can't feel it too
Doesn't mean that you have to forget
Let your memories grow stronger and stronger
'Til they're before your eyes
You'll come back when they call you
No need to say goodbye
You'll come back when they call you
No need to say goodbye
(The Call- Regina Spektor)

Sambil aku mendalami setiap inci kehidupan aku yang berusia 17 tahun ini,aku sedar masih banyak hal yang aku masih belum mengerti. Jalan pengembaraan aku tiap hari dilakar di atas kertas berunsurkan seni tulisan. Aku mahu menjadi seorang penulis. Aku ingin memerdekakan bangsa yang dijajah permainan kata. Lirik lagu itu menyedarkan aku,memberanikan aku untuk jatuh. Tidak apa,jatuh membuktikan aku kuat untuk berdiri kembali. Kenali kawan yang menyediakan ruang bukan kawan yang seperti lalang. Tumbuh sahaja tiada guna. Bukan ertiku untuk menggunakan kawan,tetapi maksudku berkisarkan kebijaksanaan. Bijak memilih rakan yang menahan tomahan yang dilontarkan. Kawan yang menjadi perisai pengkhianatan-unsur terbesar penghalang kebahagiaan. Aku pinta pada Yang Esa,tegapkan kepercayaan aku pada diri sendiri serta bebaskan kerisauan  yang melanda orang tuaku. Beritahu mereka,aku punya daya kudrat untuk membina hidup jauh nun di sana. Suatu hari,akan aku pulang juga bertempat di sini.

Elisa Azureen,
Oktober 1, 2016.